Bongbong Marcos, diproklamirkan sebagai presiden;  Sara Duterte, wakil presiden
  Ulat Filipino

Bongbong Marcos, diproklamirkan sebagai presiden; Sara Duterte, wakil presiden

Diumumkan pada hari Rabu oleh Kongres bahwa Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. telah menjabat sebagai National Board of Canvasser. sebagai presiden Filipina ke-17, setelah memenangkan pemilihan presiden pada Pemilu 2022.

Pada saat yang sama, Kongres juga mengumumkan pasangan Marcos, Walikota Davao City Sara Duterte, sebagai wakil presiden berikutnya.

Marcos mendapat total 31.629.783 suara dalam penghitungan resmi pemilihan presiden. Duterte mendapat 32.208.417 suara dalam pemilihan wakil presiden.

Sejak EDSA 1986 People Power Revolution, Marcos dan Duterte adalah tandem kedua dalam pemilihan yang memenangkan pemilihan. Pertama adalah mantan Presiden Gloria Macapagal-Arroyo dan pasangannya Noli De Castro, dalam pemilihan nasional 2004.

“Hal paling berharga yang mungkin Anda terima dari sesama warga negara adalah suara mereka,” ani Marcos. “Dan itulah sebabnya, menerima lebih dari 31 juta suara dari warga negara kita adalah ekspresi kepercayaan yang berharga seperti yang dapat dimiliki oleh siapa pun dalam kehidupan publik. Dan untuk itu saya berterima kasih kepada orang-orang kami.”

Pangako ng presiden terpilih: “Selain itu, saya berjanji bahwa kami mungkin tidak sempurna tetapi kami akan selalu berusaha untuk kesempurnaan. Terima kasih banyak.”

Dia juga meminta agar dia berdoa agar dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

“Tetapi juga tertanam dalam suara itu adalah kepercayaan dan keyakinan yang mereka berikan kepada Anda untuk membawa mereka ke masa depan yang penuh aspirasi itu,” ani Marcos.

“Maka saya mohon kepada kalian semua, doakan saya, doakan saya baik-baik saja. Saya ingin melakukannya dengan baik karena ketika seorang presiden melakukannya dengan baik, negara juga melakukannya dengan baik. Dan saya ingin berbuat baik untuk negara ini,” dagdag niya.

Dengan 58% suara yang diperoleh Marcos, dia adalah presiden pertama yang terpilih dengan “suara mayoritas” setelah Revolusi EDSA.

Sementara itu, Duterte mendapat 61% suara.

Marcos didampingi dalam proklamasi di Kongres oleh istrinya Pengacara Liza Araneta-Marcos, putra Simon, dan ibu mantan Ibu Negara Imelda Marcos.

Saudara perempuannya Senator Imee Marcos dan Irene juga ada di sana.

Sementara itu, Duterte menemani mantan Presiden Arroyo dan Gubernur Davao Occidental Claude Bautista ke Majelis Nasional.

Wakil Presiden terpilih tidak didampingi oleh ayahnya, Presiden Rodrigo Duterte yang akan keluar.—FRJ, Berita GMA

Posted By : togel hongkonģ