DOT berharap tes swab gratis dapat menopang pariwisata lokal
Nation

DOT berharap tes swab gratis dapat menopang pariwisata lokal

Departemen Pariwisata (DOT) mengatakan pihaknya optimistis tes RT-PCR gratis yang ditawarkan kepada wisatawan domestik dapat membantu menarik lebih banyak orang Filipina untuk pergi keluar dan mengunjungi tempat-tempat di negara itu.

Dalam sebuah wawancara di Super Radyo dzBB, Baby Landan, petugas Badan Promosi Pariwisata (TPB) untuk pemasaran dan promosi, mengatakan 350 wisatawan dapat memanfaatkan tes gratis per hari selama mereka menunjukkan salinan ID yang dikeluarkan pemerintah dan tiket transportasi. serta bukti bahwa mereka akan tinggal di tempat yang terakreditasi DOT.

Mereka juga harus menyerahkan pendaftaran online mereka setidaknya lima hari sebelum tanggal perjalanan yang dimaksud.

“Kami berharap pariwisata tumbuh lebih kuat di sisa bulan 2021. Yah, tidak ada cara selain naik,” kata Landan.

“Kami melihat Boracay baru-baru ini kebanjiran [that has] 99,3% pekerja turis yang divaksinasi. LGU yakin akan membukanya untuk wisatawan dan juga wisatawan domestik kita. Jadi kami sangat mengharapkan arus masuk dan kembalinya pariwisata ke Tanah Air,” imbuhnya.

(Kami berharap pariwisata lokal akan tumbuh lebih kuat di bulan-bulan sisa tahun 2021. Seperti yang mereka katakan, tidak ada cara lain selain naik. Baru-baru ini, kami melihat banyak turis di Boracay yang kini memiliki 99,3% pekerja turis yang divaksinasi. LGU memiliki kepercayaan untuk membuka perbatasannya bagi wisatawan, itulah sebabnya kami mengharapkan masuknya dan kembalinya pariwisata di negara ini.)

mulai November di Pusat Medis Anak Filipina dengan harapan dapat meningkatkan pariwisata saat tahun berakhir

Selain Boracay, beberapa destinasi yang telah membuka perbatasannya bagi wisatawan adalah Bohol, Baguio, Ilocos Sur, dan Palawan. Persyaratan dan protokol untuk berbagai tujuan juga dikonsolidasikan di aplikasi Perjalanan Filipina DOT.

DOT mulai menawarkan tes swab gratis pada 1 November.

Pekerja pariwisata

Lebih lanjut, Landan mengatakan, peningkatan pariwisata akan memacu penciptaan lapangan kerja bagi mereka yang terlantar akibat pandemi COVID-19.

Sekretaris DOT Bernadette Romulo-Puyat sebelumnya mengatakan bahwa pada 1 November, setidaknya 67% pekerja pariwisata di negara itu sudah divaksinasi virus. Mereka juga memprioritaskan vaksinasi terhadap pekerja pariwisata di berbagai destinasi agar pembatasan perjalanan bisa dilonggarkan.

Landan mengingatkan, sebagian besar destinasi tersebut mewajibkan wisatawan menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil tes RT-PCR negatif.

“Sebelum melakukan perjalanan, kami akan memeriksa pedoman dan penerbitan dari maskapai dan juga unit pemerintah daerah (LGU) tempat kami akan pergi. Karena batasan dan pedomannya berbeda-beda tergantung LGU-nya,” imbuhnya.

(Sebelum Anda bepergian, periksa dulu pedoman dan penerbitan maskapai penerbangan dan LGU tempat Anda akan pergi. Pembatasan dan pedoman berbeda-beda tergantung LGU.)—Giselle Ombay/LDF, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk