Filipina ingin memberikan booster vs COVID-19 ke 23 juta GMA News Online
Nation

Filipina ingin memberikan booster vs COVID-19 ke 23 juta GMA News Online

Pemerintah ingin memberikan suntikan booster kepada 23,8 juta orang untuk mencapai cakupan booster 50% dalam 100 hari pertama Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Malacanang.

“Untuk mencapai cakupan booster 50% sebagai bagian dari 100 Hari Pertama, kita perlu memvaksinasi 23.840.032 individu,” kata Departemen Kesehatan dalam penjelasan singkatnya.

“Jumlah ini setengah dari 78.100.578 populasi target, kurang dari 15.210.257 yang telah diberi booster pertama atau dosis ketiga,” tambahnya.

Departemen kesehatan mengatakan ini akan memperkuat dinding kekebalan penduduk untuk mencegah kasus COVID-19 yang parah dan kritis.

“Untuk mencapai ini, kita harus memvaksinasi 397.334 individu per hari selama 60 hari,” kata DOH.

Marcos sebelumnya mendesak warga Filipina untuk divaksinasi dan memanfaatkan suntikan booster untuk melindungi diri mereka dari penyakit parah akibat COVID-19.

Dia juga mengarahkan DOH untuk memvaksinasi 90% warga senior negara itu dalam 100 hari pertamanya menjabat.

Marcos mengatakan tidak perlu mengesahkan undang-undang tentang vaksinasi wajib.

Dia mengatakan kampanye besar-besaran akan diluncurkan untuk suntikan booster dan vaksinasi dengan bantuan DOH, Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah (DILG), dan Departemen Pendidikan (DepEd).

Berdasarkan Dasbor Vaksinasi COVID-19 Nasional DOH, total 154.129.333 dosis vaksin COVID-19 telah diberikan, dengan 68.335.536 individu menerima setidaknya satu dosis pada 2 Juli.

Ia menambahkan bahwa setidaknya 15.098.295 orang telah diberikan suntikan booster pertama mereka. -NB, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk