Filipina mencapai 54 juta orang yang divaksinasi lengkap hampir 2 minggu memasuki tahun 2022 GMA News Online
Nation

Filipina mencapai 54 juta orang yang divaksinasi lengkap hampir 2 minggu memasuki tahun 2022 GMA News Online

Lebih dari 54 juta penduduk Filipina telah divaksinasi penuh terhadap COVID-19 di tengah peningkatan tajam tiba-tiba dalam kasus yang dimulai setelah Natal, Gugus Tugas Nasional Melawan COVID-19 mengatakan pada hari Jumat.

Data National Vaccination Operations Center (NVOC) per 13 Januari menunjukkan 54.457.863 individu telah divaksinasi lengkap atau 70,60% dari target pemerintah untuk vaksinasi.

Filipina, dengan demikian, mencapai kurang dari seminggu ke tahun 2022, tonggak sejarah vaksin yang menurut Sekretaris Carlito Galvez ingin dicapai oleh pemerintah pada akhir tahun 2021.

“Badai Odette berdampak besar pada vaksinasi kami sehingga sedikit tertunda mencapai target kami 54 juta individu yang divaksinasi penuh pada akhir 2021,” kata Galvez dalam sebuah pernyataan.

“Itu disertai dengan lonjakan lain Januari ini, tetapi kami tidak berhenti memvaksinasi,” tambahnya.

[Typhoon Odette had a big impact on our vaccination rollout so it slightly delayed our target of having 54 million fully vaccinated individuals by the end of 2021. Then came another surge this January, but we did not stop vaccinating.]

Angka NVOC menunjukkan bahwa total 117.383.756 dosis vaksin telah diberikan secara nasional pada Kamis.

Galvez mengatakan tingkat vaksinasi rata-rata negara itu masih mencapai 1,04 juta sehari selama tiga hari terakhir meskipun ada keterbatasan logistik dan lonjakan infeksi COVID-19 yang sedang berlangsung.

Tsar vaksin mengatakan bahwa enam wilayah di negara itu telah melampaui angka 70% dalam hal individu yang divaksinasi lengkap.

Ini adalah Metro Manila dengan 109,07%, Wilayah Administratif Cordillera dengan 78,43%, Wilayah Ilocos dengan 78,17%, Lembah Cagayan dengan 74,93%, Luzon Tengah dengan 75,74%, dan CALABARZON 71,92%.

“Lonjakan Omicron saat ini akan menargetkan yang tidak divaksinasi. Di semua LGU kita (unit pemerintah daerah), mari kita lakukan semua yang kita bisa untuk mendorong orang-orang kita untuk divaksinasi untuk menghindari kasus yang parah, rawat inap atau kematian, ”kata Galvez.

[This current Omicron surge will target the unvaccinated. In all our LGUs, let us do all we can to encourage our citizens to get vaccinated to avoid severe cases, hospitalization or death.]

“Mari kita memprioritaskan individu yang tidak divaksinasi yang termasuk dalam sektor rentan, sementara juga meningkatkan pemberian suntikan booster untuk individu yang memenuhi syarat,” tambahnya.

Sebanyak 4.415.333 orang telah menerima booster atau dosis tambahan pada 14 Januari, Jumat.

Negara tersebut telah menerima 213.655.520 dosis vaksin COVID-19 dari berbagai produsen.

Departemen Kesehatan pada hari Jumat mencatat 37.207 kasus baru COVID-19, rekor tertinggi lainnya sejak dimulainya pandemi. Ini meningkatkan jumlah nasional menjadi 3.129.512.

Jumlah kasus harian tertinggi sebelumnya yang dilaporkan adalah 34.021 hanya sehari sebelumnya pada hari Kamis. —NB, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk