House meloloskan tagihan pendaftaran kartu SIM lagi pada pembacaan terakhir GMA News Online
Nation

House meloloskan tagihan pendaftaran kartu SIM lagi pada pembacaan terakhir GMA News Online

DPR pada Rabu pada pembacaan ketiga dan terakhir menyetujui RUU yang mengamanatkan pendaftaran kartu modul identitas pelanggan (SIM) seluler.

Persetujuan DPR datang di tengah menjamurnya pesan teks spam dan tawaran transaksi curang.

RUU DPR No. 14, disetujui dengan 250 suara ya, enam suara tidak setuju dan satu abstain, memerintahkan entitas telekomunikasi publik PTE) atau penjual langsung untuk mewajibkan pengguna akhir kartu SIM untuk menunjukkan tanda pengenal yang sah dengan foto untuk memastikan identitas yang terakhir.

RUU tersebut mengatakan bahwa PTE atau penjual langsung mana pun harus meminta pengguna akhir untuk menyelesaikan dan menandatangani formulir pendaftaran bernomor kontrol.

Informasi terdaftar tersebut mencakup nomor ponsel dan informasi pribadi pelanggan lainnya seperti nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, dan alamat.

Perwakilan Navotas Tobias Tiangco, ketua panel teknologi informasi dan komunikasi DPR dan sponsor utama tindakan tersebut, sebelumnya mengatakan pendaftaran SIM wajib adalah cara untuk mencegah orang menjadi mangsa scammers.

“Kejahatan tidak hanya dilanggengkan dengan menggunakan kartu SIM. Yang ingin kami fokuskan adalah kejahatan yang melibatkan kartu SIM. Soal tingkat kejahatan di negara-negara itu, tidak akan mencerminkan efektivitas undang-undang tersebut,” kata Tiangco.

Mari kita lihat pengalaman kita sehari-hari. Kami mendapatkan lebih banyak pesan teks phishing dan smishing daripada dari orang yang kami kenal,” tambahnya.

Anggota daftar partai Tingog Jude Acidre, salah satu penulis, mengatakan bahwa undang-undang tersebut jika disahkan menjadi undang-undang akan melindungi orang-orang yang rentan dari penipuan uang hasil jerih payah mereka, yang juga menyebabkan kecemasan, serta mencegah kejahatan dunia maya dan berita palsu.

Namun, perwakilan daftar partai Kabataan, Raoul Manuel, mengatakan RUU itu akan menghasilkan lebih banyak pelanggaran data, jika bukan pencurian identitas.

“Jika kita mengusulkan undang-undang, kita harus yakin bahwa tindakan ini akan efektif. Kartu SIM dapat dikloning menggunakan berbagai perangkat, ”kata Manuel.

Tiangco mengatakan bahwa RUU itu memiliki klausul kerahasiaan dan tidak menjadi segalanya dan mengakhiri semua dalam memerangi kejahatan.

“Klausula kerahasiaan berlaku sejak penjualan kartu SIM dan RUU tersebut melarang pelaksanaan pengabaian kerahasiaan oleh entitas telekomunikasi publik atau konsumen,” kata Tiangco. —NB, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk