Istana: Tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepada mantan petugas info Walikota Sara dalam penyerbuan Davao de Oro
Nation

Istana: Tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepada mantan petugas info Walikota Sara dalam penyerbuan Davao de Oro

Malacañang mengatakan pada hari Kamis bahwa pihak berwenang tidak memberikan perlakuan istimewa kepada mantan petugas informasi Kota Davao Jefry Tupas dalam penggerebekan narkoba di Davao de Oro, dengan mengatakan bahwa yang terakhir bukanlah target agen penegak anti-narkoba.

“Hindi po siya kasama sa surat perintah penangkapan ng buy bust operation. PDEA (Badan Penegakan Narkoba Filipina) menegaskan bahwa dia tidak diidentifikasi sebagai kepribadian kunci dalam penggerebekan ginawang (Tupas bukan subjek surat perintah penangkapan. PDEA telah mengkonfirmasi bahwa Tupas adalah pelakunya). tidak diidentifikasi sebagai tokoh kunci dalam serangan itu),” kata juru bicara kepresidenan Harry Roque.

“Tidak ada dasar [for claims that Tupas got special treatment], kasi hindi siya kasama sa razia (karena razia itu bukan setelah tupas),” imbuhnya.

Putri presiden Walikota Davao City Sara Duterte sebelumnya memecat Tupas dari jabatannya setelah dia mengaku menghadiri pesta yang digerebek oleh PDEA. Tupas, bagaimanapun, mengklarifikasi bahwa dia tidak hadir selama penggerebekan yang sebenarnya karena dia sudah pulang.

Setidaknya 17 orang telah didakwa karena melanggar Undang-Undang Narkoba Berbahaya Komprehensif. Tetapi sebuah laporan oleh Newsline Philippines mengutip para tersangka yang menangis tidak adil karena hanya 17 dari mereka yang ditangkap ketika ada lebih dari 50 orang yang hadir selama pesta, termasuk Tupas.

Perang terhadap narkoba adalah program utama pemerintahan Duterte. Namun, sekarang menjadi subjek penyelidikan Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan pembunuhan sistematis terhadap setidaknya 7.000 tersangka narkoba dalam operasi polisi.—AOL, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk