Jarak sosial diabaikan selama acara penerangan pohon di Baguio City GMA News Online
Regions

Jarak sosial diabaikan selama acara penerangan pohon di Baguio City GMA News Online

Kerumunan berbondong-bondong ke acara penerangan pohon Natal di Baguio City pada hari Rabu, mengabaikan protokol COVID-19 yang diperlukan untuk menjaga jarak fisik menurut pihak berwenang.

Dalam laporan “24 Oras” dari Chino Gaston pada hari Kamis, aparat penegak hukum dan aparat pemerintah Kota Baguio sendiri tidak lagi dapat mengontrol orang-orang yang menghadiri acara yang diadakan di atas Jalan Sesi yang terkenal di kota itu.

Upacara tersebut juga mencakup penyalaan lampu secara serentak oleh berbagai perusahaan di kawasan bisnis kota.

Dalam video drone yang ditayangkan oleh pemerintah Baguio, social distancing masih dilakukan di depan panggung yang dipentaskan di awal program. Namun, semakin banyak orang datang seiring berjalannya waktu.

Wali Kota Baguio Benjamin Magalong mengakui pelanggaran jarak fisik, tetapi menunjukkan bahwa standar kesehatan masyarakat minimum lainnya masih diperhatikan seperti pemakaian masker wajah.

“Kami mengalami sedikit masalah dengan jarak sosial, tetapi ada baiknya semua orang memakai masker mereka,” katanya.

(Kami memiliki masalah dengan jarak sosial tetapi hal yang baik tentang ini adalah semua orang memakai topeng.)

Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah (DILG) mengatakan tidak melihat perlunya mengajukan kasus terhadap pemerintah Kota Baguio karena itu adalah acara di luar ruangan dan protokol masker masih diikuti.

“Kasus penularan sangat rendah asalkan orang menggunakan masker. Jadi, di sana kita akan sedikit mengencangkan jika orang-orang tidak memakai masker (Saat itulah kita perlu mengencangkan tinju kita jika orang yang hadir tidak memakai masker), ”kata Wakil Sekretaris DILG Jonathan Malaya.

Meski demikian, Malaya mengingatkan bahwa satuan pemerintah daerah (LGU) tetap perlu menegakkan standar kesehatan masyarakat minimum di tengah tren penurunan jumlah kasus harian COVID-19 dan sekarang aktivitas Natal banyak.

“Kasus kita masih dalam proses dan kita punya varian Omicron, jadi mag-ingat lang po’ no (hati-hati),” imbuhnya.

Selain Baguio City, lampu dan dekorasi Natal juga didirikan di Cagayan; Kota Laoag, Ilocos Norte; Tagkawayan, Quezon; dan Kota Cebu.—Giselle Ombay/LDF, Berita GMA


Posted By : totobet