Kelompok HAM akan mengadakan pameran sejarah pada Hari Ninoy Aquino │ Berita GMA Online
Nation

Kelompok HAM akan mengadakan pameran sejarah pada Hari Ninoy Aquino │ Berita GMA Online

Beberapa organisasi hak asasi manusia akan mengadakan pameran sejarah di Bantayog ng mga Bayani di Kota Quezon untuk memperingati pembunuhan mantan Senator Benigno “Ninoy” Aquino Jr. pada hari Minggu, 21 Agustus.

Dalam jumpa pers, Kamis, anggota People Power Relawan Reformasi, Gerakan Dua Puluh Satu Agustus, Akademi dan Rakyat Anti Disinformasi dan Timur (ABKD), Gerakan Pahlawan, Alumni UP Samasa, Stand Up, Kampanye Menentang Kembalinya Marcos dan Darurat Militer (CARMMA) mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pameran dan kegiatan yang menampilkan sejarah pembunuhan Aquino dan rezim darurat militer.

“Kami mengajak masyarakat Filipina untuk bergabung dalam rangkaian dan kegiatan memperingati Plaza Miranda dan Ninoy Aquino. Mari kita tandai persatuan sejati dalam senjata, tindakan, dan semangat untuk membela kebenaran dan sejarah,” kata Josiah David Quising dari Project Gunita saat konferensi pers.

(Kami mengajak rekan-rekan Filipina untuk bersatu padu melalui rangkaian kegiatan memperingati pembunuhan Plaza Miranda dan Ninoy Aquino. Mari kita tunjukkan kesatuan sejati dalam aksi dan semangat membela kebenaran dan sejarah.)

“Sebuah sejarah penting untuk berdiri bahwa kami tidak akan membiarkan penipuan terbuka dan menyebarkan kebohongan,” tambahnya.

(Kami akan berdiri dengan sejarah dan kami tidak akan mentolerir penipuan terang-terangan dan penyebaran kebohongan.)

May Rodriguez, direktur eksekutif Bantayog dari Bayani Foundation, mendorong keluarga untuk membawa anak-anak mereka belajar sejarah dan untuk mencegah disinformasi dan misinformasi.

“Datang dan bagikan pengalaman Anda dan dalam sejarah. Bawa anak-anak dan kerabat Anda karena mereka akan mewarisi sejarah dan sampai mereka tahu sejarah tidak ada disinformasi, tidak ada misinformasi,” kata Rodriguez.

Hal ini digaungkan oleh Ramon Guillermo dari ABKD, saat ia menyoroti pentingnya mengetahui sejarah dan warisan para pahlawan negara.

Kelompok-kelompok itu mengatakan pameran sejarah akan menampilkan peristiwa-peristiwa selama Darurat Militer. Ini juga akan memiliki video yang menunjukkan jadwal dan forum.

Aquino dibunuh di Bandara Internasional Manila, sekarang dinamai untuk menghormatinya, pada 21 Agustus 1983.

Istrinya, mendiang Presiden Corazon Cojuangco Aquino, dan putranya, mendiang Benigno Simeon, keduanya menjadi presiden.—LDF, Berita GMA.


Posted By : data pengeluaran hk