Mahasiswa kriminologi berusia 19 tahun tewas dalam dugaan perpeloncoan persaudaraan GMA News Online
Regions

Mahasiswa kriminologi berusia 19 tahun tewas dalam dugaan perpeloncoan persaudaraan GMA News Online

Seorang mahasiswa kriminologi berusia 19 tahun meninggal setelah diduga melakukan perpeloncoan oleh sebuah persaudaraan di Davao City.

Menurut laporan Relator Rgil TV Regional GMA pada “24 Oras”, korban diidentifikasi sebagai August Ceazar Saplot, seorang mahasiswa kriminologi di Universitas Mindanao (UM).

Dia ditemukan tewas dengan memar di bagian belakang pahanya setelah dugaan perpeloncoannya.

Menurut polisi, luka memar itu akibat dipukul dengan benda keras. Jenazah korban akan menjalani otopsi sementara korban lain mengalami luka dan kini dikurung di rumah sakit.

Para tersangka semuanya berada di universitas yang sama dan merupakan anggota dari Alpha Kappa Rho Fraternity Alpha Delta Chapter.

Pihak berwenang menangkap presiden kelompok itu dan tujuh anggotanya, yang akan didakwa melanggar Undang-Undang Anti-Perpeloncoan.

Sedangkan enam anggota lainnya yang membawa dayung untuk memukul korban langsung kabur usai kejadian.

GMA News menghubungi para tersangka tetapi mereka semua menolak memberikan pernyataan.

Universitas juga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa persaudaraan dilarang setelah menerapkan undang-undang Anti-Perpeloncoan dan bahwa persaudaraan bukanlah organisasi yang diakui.

“Universitas juga menyampaikan duka cita yang tak terhingga kepada keluarga para korban. Kami sekali lagi menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga para korban dan akan memberikan bantuan apa pun selama masa duka ini,” kata dalam pernyataan itu. —Sherylin Untalan/NB, Berita GMA


Posted By : totobet