Marcos mengatakan proyek jembatan untuk mengembangkan ekonomi, pariwisata di Davao, Samal
Uncategorized

Marcos mengatakan proyek jembatan untuk mengembangkan ekonomi, pariwisata di Davao, Samal

Presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. pada hari Kamis mengatakan proyek jembatan Pulau Samal-Davao City akan mengembangkan potensi ekonomi Kota Davao dan Kota Taman Pulau Samal.

Marcos memimpin upacara peletakan batu pertama proyek jembatan Samal Island-Davao City Connector (SIDC), yang diharapkan dapat meningkatkan pariwisata dan ekonomi di Davao. Dia mengatakan proyek ini akan meningkatkan akses warga terhadap pekerjaan, pendidikan, dan layanan lainnya.

“Pada tahun 2027, jembatan ini pasti akan memudahkan kenyamanan perjalanan dan transportasi, memberikan peluang yang menguntungkan bagi banyak orang kami dengan menyediakan penghubung antara daerah yang relatif jauh dan pusat-pusat ekonomi, sehingga kami memastikan mobilitas orang dan barang lebih lancar, ” ujarnya dalam sambutannya.

“Ini akan memberikan akses yang lebih mudah ke tempat-tempat wisata dan memastikan pemulihan yang cepat dari kemunduran yang disebabkan oleh pandemi,” tambahnya.

Ia juga mengatakan hal ini akan meningkatkan situasi perdamaian dan ketertiban di daerah tersebut, serta memastikan distribusi bantuan yang lebih cepat dan efisien selama masa bencana.

Marcos mengatakan itu selalu menjadi instruksi konstannya kepada Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya untuk tetap teguh dalam membangun Filipina yang lebih terhubung.

“Melalui pembangunan jembatan pendek dan panjang yang berkelanjutan di seluruh negeri, kita dapat meningkatkan transportasi regional dan memacu pembangunan ekonomi dan daya saing di pedesaan,” katanya.

“Pada saat ini, saya juga ingin menjelaskan bahwa ini—saya hanya beruntung telah duduk sebagai Presiden ketika kami memulai proyek yang sangat penting ini,” tambahnya.

“Proyek ini sebenarnya secara resmi dimulai oleh Sekretaris Mark Villar di bawah pemerintahan Duterte. Dan itu mulai secara resmi menyusun proyek sejak 2018. Jadi pemerintahan sebelumnya sudah mengerjakan proyek ini selama empat tahun sebelum kami tiba hingga hari ini, ” lanjut dia.

Jembatan tersebut akan menghubungkan Jalan Lingkar Samal ke persimpangan R. Castillo–Daang Maharlika di Kota Davao.

Setelah selesai, jembatan akan mempersingkat waktu tempuh dari Kota Davao ke Samal dari sekitar 30 menit dengan feri menjadi lima menit.

Cina, anggota aktif

Malacañang mengatakan pembangunan jembatan akan didanai melalui perjanjian pinjaman senilai US$350 juta atau P18,67 miliar antara Filipina dan China.

Marcos mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Rakyat China karena telah menjadi “anggota aktif dan selalu menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam program pembangunan infrastruktur ini.”

“Ini bukan satu-satunya proyek yang kami andalkan, pinjaman lunak dan bahkan hibah dari pemerintah Republik Rakyat China, dan jelas untuk melihat manfaat yang diberikan proyek-proyek itu kepada rakyat kami, bagi ekonomi kami, dan ke Filipina,” katanya.

“Ini adalah bukti fondasi kuat dan terus tumbuh dari hubungan bilateral dan kerja sama antara kedua negara kita,” tambahnya.—AOL, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk