Rangkaian sensor kolorimetri berbasis aktivitas seperti peroksidase dari nanozim logam mulia untuk membedakan ion logam berat
Breaking News

Rangkaian sensor kolorimetri berbasis aktivitas seperti peroksidase dari nanozim logam mulia untuk membedakan ion logam berat

Ion logam berat (HMI), termasuk Cu2+, Ag+, Cd2+, HG2+, dan Pb2+ dari lingkungan menimbulkan ancaman bagi manusia dan dapat menyebabkan serangkaian penyakit yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, sensor kolorimetri dengan kenyamanan dan fleksibilitas untuk diskriminasi HMI masih diperlukan. Untuk memberikan solusi, rangkaian sensor kolorimetri berbasis aktivitas seperti peroksidase dari nanozim logam mulia yang tertutup sitrat (osmium, platinum, dan emas) telah dibuat. Beberapa penelitian melaporkan bahwa beberapa HMI dapat berinteraksi dengan nanozim logam mulia yang mengarah pada perubahan aktivitas seperti peroksidase. Fenomena ini dikonfirmasi dalam pekerjaan kami. Berdasarkan prinsip ini, konsentrasi HMI yang berbeda (Cu2+, Ag+, Cd2+, HG2+, dan Pb2+) didiskriminasi. Selain itu, aplikasi praktisnya telah diuji dengan membedakan HMI dalam air keran dan air danau SiYu. Terlebih lagi, sebagai contoh validitas metode kami untuk mengukur HMI pada konsentrasi nanomolar, LOD Hg2+ disajikan. Singkatnya, penelitian kami tidak hanya menunjukkan kemampuan diferensiasi array sensor nanozyme ini tetapi juga memberikan petunjuk untuk menggunakan array sensor nanozyme untuk aplikasi lebih lanjut.

Posted By : angka keluar hongkong