Remaja berusia 18 tahun diduga mencuri 8 juta peso dari penjualan online
Regions

Remaja berusia 18 tahun diduga mencuri 8 juta peso dari penjualan online

Seorang anak berusia 18 tahun ditangkap di Cavite setelah diduga menipu pelanggan sekitar P8 juta menggunakan toko online-nya, menurut laporan dari Emil Sumangil di “24 Oras.”

Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Chase Jasmine Santos, diduga menipu orang melalui toko pakaiannya “BT’S Wardrobe,” yang memiliki ribuan pengikut.

“Dengan namanya sendiri, BT’S, ini cepat, sangat menarik bagi kaum muda,” kata Letnan Kolonel Benedict Poblete dari kepolisian Cavite.

“Sebagian besar korbannya adalah anak muda, calon pebisnis muda,” tambahnya.

Santos telah menjalankan dugaan penipuannya selama dua tahun, menawarkan pakaian bermerek dengan harga lebih rendah dari nilai pasar saat ini.

Pengadu “Jaja” dan “Melody,” keduanya di bawah umur, dilaporkan membeli barang dagangan senilai sekitar P700.000 dan P100.000 masing-masing untuk bisnis online mereka sendiri.

Produk, bagaimanapun, tidak pernah dikirim.

“Semua orang gagal, bahkan di batch pertama tidak ada yang datang, lalu mereka hanya menerima uang,” kata Melody.

Jaja dan Melody juga menyesalkan dicap sebagai scammers dan menerima kebencian dan reaksi balik dari pelanggan mereka sendiri sebagai akibat dari scam.

“Uang itu bukan milik saya, maka keluarga kami tidak cukup kaya untuk membuahi sebanyak itu,” kata Melody.

Santos menjelaskan bahwa beberapa produk yang dibeli darinya tidak dikirim oleh pemasoknya, dan bahwa dia telah memberikan pengembalian uang kepada pelanggannya.

“Produk mereka belum sampai ke saya. Makanya saya hanya memberikan refund sebagian kepada mereka karena saya tahu mereka hanya stuck seperti saya dan mereka masih muda,” kata Santos.

Santos berjanji akan mengembalikan uang yang diduga menjadi korbannya.

Poblete mengingatkan warga untuk berhati-hati saat melakukan transaksi dan pembayaran melalui internet.

“Kalau mau bisnis lebih baik praktek COD, cash on delivery,” ujarnya.

Hingga saat ini, grup “BT’S wardrobe” belum diblokir di media sosial. —Jiselle Anne Casucian/LDF, GMA News


Posted By : totobet