Renungan: Yang patah semangat akan dikuatkan
  Ulat Filipino

Renungan: Yang patah semangat akan dikuatkan

“Ini untuk mengatakan kepada mereka yang putus asa: Jangan takut, jadilah berani. Tuhan Allah akan datang, dan akan menyelamatkan kamu dari musuhmu.” (Yesaya 35:4-7)

Di masa pandemi saat ini, banyak warga negara kita kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian, dan banyak bisnis tutup karena merugi.

Lebih penting lagi, banyak saudara kita yang terkena Covid-19, bahkan ada yang meninggal. Tidak ada obat untuk pandemi karena yang kaya dan yang miskin sama-sama tidak bertahan.

Karena masalah besar yang kita semua lalui, banyak dari kita menjadi hampir putus asa dan putus asa. Orang lain bahkan mungkin telah kehilangan kepercayaan kepada Tuhan Allah kita.

Mereka mungkin merasa bahwa doa-doa mereka sungguh-sungguh, tetapi mengapa mereka tampaknya telah ditinggalkan dan Tuhan tampaknya tidak mendengarkan permohonan mereka.

Namun marilah kita selalu ingat bahwa Tuhan Allah kita tidak buta, mati rasa dan tuli bagi mereka yang memohon belas kasihan dan pertolongan-Nya. Tuhan tidak akan pernah meninggalkan mereka yang memiliki iman yang kuat kepada-Nya.

Inilah orang-orang yang, meskipun menghadapi badai atau cobaan hidup, tetap teguh dalam iman mereka. Mereka terlihat seperti batu karang di tepi pantai yang tidak bisa digoyahkan oleh deburan ombak.

Nabi Yesaya juga meyakinkan kita (Yesaya 35:4) bahwa kita tidak perlu takut. Sebaliknya, marilah kita bergembira karena Tuhan tidak akan meninggalkan kita.

Kadang-kadang orang menjadi diliputi oleh kecemasan dan kehilangan kepercayaan mereka kepada Tuhan. Mereka membiarkan diri mereka tenggelam dalam kecemasan yang ekstrem. Alih-alih menjadi tenang, berdoalah kepada Tuhan dan mintalah belas kasihan dan bantuan-Nya.

Inilah yang terjadi pada Simeon Petrus ketika perahu yang mereka tumpangi sedang berlayar bersama Yesus. Gelombang yang kuat menghantam perahu mereka dan dia takut tenggelam dan kehilangan iman meskipun Yesus bersamanya. (Matius 8:23-27)

Tuhan memberi kita harapan bahwa apa pun masalah dan pengalaman hidup kita, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita dan meninggalkan kita. (Yesaya 35: 5)

Tanah yang gersang akan sekali lagi dibanjiri air yang melimpah. Tuhan meyakinkan kita bahwa kehidupan kita yang suram akibat masalah akan diperbarui oleh Tuhan dengan kasih karunia dan kasih karunia-Nya yang melimpah. (Yesaya 35:7)

Tuhan akan menepati janji-Nya. Hidup kita tidak akan tetap seperti tanah kering karena Tuhan akan memperbaikinya dan membuatnya makmur seperti sungai yang mengalir dengan air yang melimpah.

Masing-masing dari kita memiliki beban silangnya sendiri. Tetapi karena Tuhan mengasihi kita, Dia tidak akan membiarkan kita menanggungnya sendirian selamanya. Nantikan saat yang akan datang ketika seseorang akan menemani kita untuk meringankan salib yang kita pikul. Mari kita percaya saja kepada-Nya.

Ayo berdoa: Tuan. Semoga Engkau memberi kami keberanian untuk melanjutkan hidup ini, terlepas dari masalah atau salib yang kami pikul. Kami tahu bahwa Engkau tidak akan meninggalkan kami karena sebagai Anak-anak-Mu Engkau tidak tega melihat kami menderita. AMIN.

–FRJ, Berita GMA

Posted By : togel hongkonģ