Sara meminta DOH untuk membebaskan guru dari bea cukai —Vergeire GMA News Online
Nation

Sara meminta DOH untuk membebaskan guru dari bea cukai —Vergeire GMA News Online

Wakil Presiden dan Sekretaris Pendidikan Sara Duterte telah meminta Departemen Kesehatan (DOH) untuk membebaskan para guru dari mengambil bagian dalam program vaksinasi di sekolah untuk memungkinkan mereka untuk fokus pada kelas mereka ketika tahun ajaran baru dibuka bulan ini.

“Beberapa waktu yang lalu Ibu Wakil Presiden membelikan kami apa yang dia katakan adalah ponsel… instruksinya adalah bahwa kami tidak boleh menggunakan guru untuk program vaksinasi sekolah karena mereka juga memiliki banyak tugas selama awal sekolah,” petugas DOH- in-charge Rosario Vergeire mengatakan dalam sebuah briefing pada hari Jumat.

“Makanya saya bilang ke dia kita akan koordinasi dengan DILG (Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah), sehingga petugas kesehatan pemerintah daerah yang akan melakukan vaksinasi dan mereka yang akan mengatur vaksinasi di sini. sekolah-sekolah,” tambahnya.

Sekolah telah diidentifikasi sebagai tempat peluncuran kampanye intensif pemerintah untuk memvaksinasi dan memberikan suntikan pendorong kepada penduduk untuk membendung COVID-19.

Vergeire mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan pejabat Departemen Pendidikan (DepEd) untuk menyusun protokol kesehatan pembukaan kelas tatap muka pada Agustus ini.

“Pertama-tama kami ingin menyampaikan kepada semua orang bahwa kita memiliki apa yang disebut lembaga belajar sehat, kita sudah memulai ini yang mencakup vaksinasi COVID-19 dan jenis imunisasi lainnya untuk anak-anak di sini di lembaga belajar sehat,” katanya. .

“Kita juga sudah bahas seperti apa protokol keselamatan anak-anak kita saat kembali ke sekolah, jadi yang masih kita bahas adalah ventilasi, aliran udara harus bagus di setiap ruang kelas, generasi muda kita harus pakai masker juga. Para guru dan tenaga non-guru juga membahas jadwal berangkat ke tempat di sekolahnya masing-masing,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari protokol kesehatan, Vergeire mengatakan akan ada petugas keamanan di sekolah untuk memantau siswa, guru, dan tenaga non-guru.

Juru bicara DepEd Michael Poa sebelumnya mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 masih belum wajib bagi siswa yang akan mengikuti kelas tatap muka.

Poa mengatakan setidaknya 5,6 juta pelajar nasional sekarang terdaftar untuk Tahun Ajaran 2022 hingga 2023.

Dari jumlah tersebut, kata dia, 3,3 juta siswa mendaftar pada hari pertama pendaftaran saja yang dimulai pada Senin, 25 Juli hingga 22 Agustus.—LDF, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk