Sekitar 30% penduduk NCR masih belum divaksinasi vs. COVID-19 —pejabat DILG GMA News Online
  Metro

Sekitar 30% penduduk NCR masih belum divaksinasi vs. COVID-19 —pejabat DILG GMA News Online

Sekitar 30% penduduk di Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) belum divaksinasi COVID-19, kata seorang pejabat Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, Sabtu.

“Di Metro Manila, kami sekarang dapat mencapai 30%,” Wakil Sekretaris DILG untuk Urusan Barangay Martin Diño mengatakan dalam sebuah wawancara di Dobol B TV ketika ditanya berapa banyak di wilayah tersebut yang belum diinokulasi.

(Di Metro Manila, kita mungkin bisa mengatakan 30% [are still unvaccinated against COVID-19.])

“Hed immunity kita tinggi di Metro Manila. Mungkin kita sudah mencapai lebih dari 70%,” tambahnya.

(Kekebalan kawanan di Metro Manila tinggi. Sekitar lebih dari 70%.)

“Itu bisa dilihat. Ini yang menyebabkan meskipun banyak dari kita di Metro Manila yang terinfeksi, mereka yang sakit, itu hanya ringan. Bukannya kehilangan oksigen, maka kan ICU, rumah sakit, antrian. , apotek. Parasetamolnya habis,” kata Diño.

(Anda dapat melihat itu. Inilah alasan mengapa, meskipun penularan virus corona tinggi di Metro Manila, mereka yang sakit menjadi ringan. Alih-alih mengalami kesulitan oksigen, atau berada di unit perawatan intensif atau rumah sakit, orang-orang mengantre. di toko obat untuk parasetamol.)

Namun pejabat DILG mengatakan tidak semua barangay di NCR telah menyerahkan daftar penduduk mereka yang belum divaksinasi COVID-19.

“Ada yang sudah menyerahkan, terutama di barangay kecil dan kami juga punya yang besar, di sini di Quezon City, Commonwealth… Batas waktunya sampai selesai, tapi barangay besar mungkin sampai akhir bulan ini,” Diño dikatakan.

(Beberapa barangay telah mengirimkan daftar mereka, terutama yang kecil, tetapi ada juga yang besar di Quezon City seperti Commonwealth [that have submitted]. Batas waktunya sampai mereka menyelesaikannya, tapi untuk barangay besar, mungkin sampai akhir bulan ini.)

DILG telah memerintahkan pemerintah barangay untuk menyerahkan daftar penduduk yang tidak divaksinasi sebagai bagian dari penerapan pembatasan mobilitas orang yang belum divaksinasi COVID-19.

Presiden Rodrigo Duterte pekan lalu memerintahkan pejabat barangay untuk mengarahkan orang yang belum divaksinasi COVID-19 untuk tinggal di rumah di tengah lonjakan tajam dalam kasus yang diyakini didorong oleh varian Omicron.

Diño pada hari Sabtu juga mengatakan daftar individu yang tidak divaksinasi akan membantu pemerintah dalam menentukan berapa banyak lagi vaksin yang dibutuhkan.

“Salah satu alasan kami mengambil data (nama-nama yang belum divaksinasi) agar kami tahu berapa banyak lagi vaksin yang akan diberikan pemerintah sehingga kami memiliki nomornya,” katanya.

(Salah satu alasan kami mendapatkan data adalah agar kami tahu berapa banyak vaksin yang perlu dialokasikan oleh pemerintah.)

Sementara itu Komisi Hak Asasi Manusia pada hari Rabu mengingatkan pejabat barangay bahwa menyerahkan daftar penduduk yang tidak divaksinasi tidak boleh mengakibatkan pelanggaran hak privasi penduduk.

Diño juga mengatakan mereka yang ada dalam daftar diminta untuk divaksinasi terhadap COVID-19.

“Sekarang kami hanya bertanya … Ayo bantu jadwalkan [ang pababakuna],” dia berkata.

(Kami hanya mengimbau mereka untuk divaksinasi dan membantu mereka mendapatkan jadwal vaksinasi.) —KG, Berita GMA


Posted By : nomor yang akan keluar malam ini hongkong