Sistem penginderaan fluoresensi rasiometrik yang divisualisasikan untuk ion tembaga berdasarkan nanokluster emas/titik kuantum perovskit @SiO2 nanokomposit
Breaking News

Sistem penginderaan fluoresensi rasiometrik yang divisualisasikan untuk ion tembaga berdasarkan nanokluster emas/titik kuantum perovskit @SiO2 nanokomposit

Ion tembaga (Cu2+) yang berlebihan menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius dan bahkan membahayakan kesehatan organisme. Bahan kemosensing fluoresensi banyak digunakan dalam pendeteksian ion logam karena pengoperasiannya yang sederhana dan sensitivitasnya yang tinggi. Pada penelitian ini disintesis dan dikomposisikan struktur nano core-shell single perovskite quantum dot ([email protected]) berstruktur nano yang memiliki fluoresensi kuat, stabil, dan hijau disintesis dan dikomposisikan dengan nanocluster emas (AuNCs) yang sensitif terhadap Cu2+ dan fluoresensi pemancar cahaya merah. untuk mendapatkan sensor fluoresensi rasiometrik yang divisualisasikan (AuNCs/[email protected]) untuk mendeteksi Cu2+. Dalam deteksi Cu2+ yang divisualisasikan, fluoresensi hijau yang dipancarkan dari komponen [email protected] yang tidak sensitif terhadap ion digunakan sebagai sinyal referensi dan fluoresensi merah yang diberikan oleh komponen AuNCs diadopsi sebagai sinyal penginderaan. Dengan adanya Cu2+, fluoresensi merah padam sedangkan fluoresensi hijau tetap stabil, yang menghasilkan perubahan warna fluoresensi yang divisualisasikan dari oranye-merah menjadi kuning dan akhirnya menjadi hijau dengan meningkatnya konsentrasi Cu2+. Perubahan signifikan dalam warna fluoresensi AuNCs/[email protected] menuju Cu2+ memungkinkan deteksi Cu2+ yang cepat, sensitif, dan tervisualisasi. Analisis fluoresensi rasiometrik yang akurat dan sensitif lebih lanjut dari Cu2+ dapat dilakukan dengan mengukur rasio intensitas fluoresensi pada 643 dan 520 nm (I643/I520) pada tingkat Cu2+ tertentu. Sensor berbasis AuNCs/[email protected] yang dikembangkan telah divalidasi oleh penerapannya yang memuaskan dalam mendeteksi Cu2+ dalam serum manusia dan sampel air lingkungan.

Posted By : angka keluar hongkong