Starlink oleh Elon Musk di Filipina, disetujui oleh NTC
  Ulat Filipino

Starlink oleh Elon Musk di Filipina, disetujui oleh NTC

Komisi Telekomunikasi Nasional (NTC) telah menyetujui aplikasi Starlink Internet Services Philippines Inc. dimiliki oleh miliarder teknologi Amerika Elon Musk.

Dalam pernyataannya, NTC mengatakan mereka telah menyetujui Starlink sebagai penyedia Layanan Nilai Tambah (VAS).

Starlink adalah bagian dari teknologi internet satelit orbit bumi rendah (LEO) milik Musk milik perusahaan Space Exploration Technologies Corp.

Sebelumnya, Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) mengumumkan Filipina menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menggunakan teknologi Starlink.

Menteri Perdagangan Ramon Lopez mengatakan mereka akan menutup pembicaraan dengan SpaceX untuk sisa pemerintahan Duterte yang berakhir pada 30 Juni.

Menurut NTC, dengan pendaftaran Starlink Internet Services Philippines-anak perusahaan Filipina yang sepenuhnya dimiliki, perusahaan akan dapat menawarkan layanan akses internet di pasar Filipina dalam beberapa bulan mendatang.

“Pendaftaran VAS Starlink Filipina sekarang memungkinkan perusahaan untuk secara langsung mengakses sistem satelit, membangun dan mengoperasikan fasilitas broadband untuk menawarkan layanan internet,” pahayag ng NTC.

NTC menambahkan bahwa Atty. Bien Marquez dari Quisumbing Torres adalah penasihat SpaceX, agensi dalam menanggapi secara positif Lisensi VAS Starlink.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada NTC karena telah menerbitkan lisensi VAS Starlink 30 menit setelah kami mengirimkan aplikasi kami dengan persyaratan lengkap. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan konektivitas warga negara kita di daerah tertinggal dan tertinggal. Ini juga akan mempersiapkan kita jika terjadi bencana alam dan musibah,” pahayag ni Marquez, ayon sa NTC.

Komisaris NTC Gamaliel Cordoba, di sisi lain, percaya bahwa area tanpa akses internet juga akan mendapat manfaat dari teknologi Starlink.

“NTC teguh dalam membantu memastikan bahwa peluncuran layanan akses internet Starlink akan dilakukan secara cepat dan profesional,” ani Cordoba.

Menurut NTC, Starlink diduga memiliki layanan internet satelit latensi rendah berkecepatan tinggi dengan kecepatan unduh mulai dari 100 megabit per detik (Mbps) hingga 200Mbps.

NTC menambahkan bahwa dengan bantuan Starlink, panggilan video, game online, streaming, dan aktivitas data tinggi lainnya yang “secara historis tidak mungkin dilakukan dengan internet satelit” akan menjadi mungkin.

“Starlink diharapkan dapat menjangkau desa-desa di daerah perkotaan dan pinggiran kota dan daerah pedesaan yang masih belum terlayani atau kurang terlayani dengan layanan akses internet. Layanan ini diharapkan dapat memberikan akses internet yang hemat biaya di daerah-daerah tersebut,” patuloy ng NTC. —FRJ, Berita GMA

Posted By : togel hongkonģ