Tanggung jawab 2 polisi karena melompat dari mobil polisi 3 pemuda, sedang diselidiki
  Ulat Filipino

Tanggung jawab 2 polisi karena melompat dari mobil polisi 3 pemuda, sedang diselidiki

Kapolsek Cabanatuan melihat kecerobohan dua polisinya dalam melompat dari mobil polisi tiga pemuda yang pertama kali didakwa melanggar jam malam, yang mengakibatkan tragedi dan kematian satu orang.

Dalam laporan Marjorie Padua di TV Regional GMA “Balitang Amianan” pada hari Senin, dikatakan bahwa seorang pria berusia 17 tahun, warga barangay San Juan Accfa, tewas ketika dia melompat dari mobil polisi.

Kakak perempuannya yang berusia 18 tahun dan saudara perempuan mereka yang berusia 18 tahun terluka.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan oleh kantor polisi Cabanatuan, rekaman kamera CCTV menunjukkan bahwa dua polisi dengan mobil polisi melewati ketiganya di sudut jalan raya Maharlika dan Barangay Heneral Luna.

Rekaman CCTV juga menunjukkan bahwa polisi tampaknya berbicara dengan ketiganya dan kemudian mereka secara sukarela mengambil bagian belakang ponsel.

Menurut Letnan Kolonel Polisi Julius Ceasar Manucdoc, Kantor Polisi OKI-Cabanatuan City, para tersangka sebenarnya tidak diborgol karena melanggar peraturan jam malam.

Dikatakan bahwa mereka yang tertangkap melanggar jam malam biasanya dibawa ke kantor polisi hanya untuk mendapatkan informasi.

“Ketika mereka tiba [pulis] di stasiun, mereka melihat bahwa penumpang mereka pergi. Jadi seseorang segera melaporkan di sini bahwa ada tiga orang tergeletak di jalan, “kata Manucdoc.

CCTV juga merekam mobil bergerak yang berbelok ke kanan di persimpangan jalan melingkar menuju kantor polisi. Namun sebelum sampai di kantor polisi, ketiganya diduga melompat ke sana.

Laut Saripada, ayah dari adik-adik korban, mengatakan, ketiganya diberitahu polisi akan membawa mereka pulang.

“Polisi bilang kamu sudah naik dan kami akan mengantarmu,” kata Saripada.

Namun sesampainya di tempat yang seharusnya mereka turun, ketiganya diduga lewat namun polisi sepertinya tidak mendengar mereka dan masih berteriak-teriak.

Kerabat dari ketiganya meminta Presiden Rodrigo Duterte untuk membawa keadilan atas apa yang terjadi pada mereka.

Polisi awalnya menolak menyebutkan nama dua petugas polisi yang terlibat dalam insiden yang sedang diselidiki.

Manucdoc, di sisi lain, meyakinkan bahwa mereka tidak akan ditoleransi oleh staf jika terjadi kesalahan.

Salah satu kelalaian yang dilihatnya dari kedua polisi itu adalah tidak ada satupun dari mereka yang pergi bersama ketiga pemuda itu di belakang kendaraan. –FRJ, Berita GMA

Posted By : togel hongkonģ