Walikota Philadelphia, menyebut penembakan pengacara Filipina ‘tidak masuk akal’
  Ulat Filipino

Walikota Philadelphia, menyebut penembakan pengacara Filipina ‘tidak masuk akal’

NEW YORK – Jim Kenney, walikota Philadelphia di Pennsylvania, kesal dan sedih atas tragedi yang menimpa ibu Leah dan pengacara John “Jal” Laylo yang menjadi korban penembakan acak pada Sabtu pagi.

Dalam cuitannya pada Selasa (waktu PHL), Kenney mengatakan bahwa apa yang terjadi pada pasangan Laylo yang putranya John meninggal adalah keji dan tidak masuk akal.

“Saya terkejut mengetahui kejahatan keji dan tidak masuk akal ini yang telah menghancurkan seluruh keluarga. Orang-orang terkasih Tuan Laylo ada dalam doaku,” aniya.

Insiden tersebut dikatakan tidak dapat diterima dan Polisi Philadelphia sedang menyelidiki mereka untuk membawa keadilan atas kematian korban.

“Setiap tindakan kekerasan senjata adalah tragedi yang tak terkatakan. Kekerasan tidak masuk akal di mana pun di Philadelphia akan selalu tidak dapat diterima, dan @PhillyPolice
bersama @PhillyPCHR secara aktif menyelidiki insiden ini,” dagdag niya.

Kenney juga meminta mereka yang memiliki informasi terkait insiden tersebut untuk segera memberi tahu penyelidik.

“Jika ada yang punya informasi tentang kejadian ini—atau kejahatan lainnya—silakan telepon atau SMS ke @PhillyPolice di 215-686-TIPS. Tip juga bisa dibuat tanpa nama,” aniya.

Penjagaan

Komunitas Filipina mengadakan acara berjaga di depan Penn Presbyterian Medical Center di Philadelphia di mana John dan ibunya Leah dibawa.

John menjadi mati otak di rumah sakit tersebut setelah ditembak di kepala.

Dia kemudian dinyatakan meninggal pada Senin pagi (waktu PHL).

Leah mengalami luka ringan.

Road rage o salah identitas?

Konsul Jenderal New York Elmer Cato meminta pertemuan dengan Kenney dan Komisaris Polisi Daniella Outlaw untuk memastikan status penyelidikan.

Penyidik ​​sedang melakukan video pengamanan dan saat ini sedang mencari mobil Nissan Maxima warna hitam yang terlihat keluar dari lokasi usai penembakan.

Kemarahan di jalan atau penembakan acak dianggap sebagai motif yang mungkin untuk insiden tersebut oleh polisi.

Namun menurut Cato, ada kemungkinan penembakan itu terjadi dengan salah identitas.

“Penembakan fatal terhadap pengacara Filipina John Albert Laylo bisa menjadi kasus kesalahan identitas, menurut sumber polisi yang mengatakan pria bersenjata itu tampaknya telah menembaki kendaraan yang salah yang mirip dengan apa yang dia kejar,” aniya.

Ada kemungkinan jenazah John akan dibawa kembali ke Filipina minggu ini.

John bekerja sebagai salah satu pengacara Senator Leila de Lima dan mantan Menteri Dalam Negeri Mar Roxas. Dia juga salah satu pengacara yang membantu Wakil Presiden Leni Robredo dalam Pemilu 2022 ketika yang terakhir mencalonkan diri sebagai presiden. —KG, Berita GMA


Posted By : togel hongkonģ