Walk-in harus diterima di drive vaksinasi 3 hari vs. COVID-19, kata NVOC
Nation

Walk-in harus diterima di drive vaksinasi 3 hari vs. COVID-19, kata NVOC

Walk-in tidak boleh ditolak selama upaya vaksinasi nasional tiga hari pemerintah terhadap COVID-19, seorang pejabat Pusat Operasi Vaksinasi Nasional (NVOC) mengatakan Kamis.

Pada briefing Laging Handa, anggota sekretariat NVOC Dr. Kezia Rosario mengatakan masyarakat yang ingin mendaftar masih dapat melakukannya di unit pemerintah setempat.

“Kami mendorong walk-in bahwa mereka tidak boleh ditolak pada hari-hari itu untuk divaksinasi. Jika mereka bersedia pada hari-hari itu, mereka harus dapat dengan bebas menerima vaksinasi dan kami dapat mendorong mereka, ”kata Rosario.

(Kami mendorong walk-in. Mereka tidak boleh ditolak pada hari-hari itu. Jika mereka bersedia pada hari-hari itu, mereka harus dapat dengan bebas menerima vaksinasi.)

Dia mengatakan mereka juga membatasi dokumen yang diperlukan pada perjalanan tiga hari.

“Sebuah ID yang valid sederhana akan dilakukan. Kami tidak akan mempersyaratkan kembali banyak persyaratan lagi kecuali yang memang benar-benar membutuhkan surat keterangan dokter,” ujarnya.

(KTP yang valid cukup. Kami tidak memerlukan terlalu banyak dokumen kecuali bagi mereka yang membutuhkan sertifikat medis.)

Rosario mengatakan, tempat vaksinasi akan dilakukan serentak di seluruh wilayah di Tanah Air dan mereka berupaya menggunakan 8.000 tempat vaksinasi aktif.

“Kami akan meminta semua situs untuk digunakan pada hari-hari itu benar-benar … Kami akan melakukannya sekaligus, mengaktifkan semua. Sekolah… universitas, gym, dan tempat vaksinasi rumah sakit juga akan digunakan,” katanya.

(Kami akan meminta semua situs untuk digunakan pada hari itu. Kami akan mengaktifkan semuanya secara bersamaan. Kami akan menggunakan situs vaksinasi sekolah, universitas, pusat kebugaran, dan rumah sakit.)

Karena itu, dia mengatakan mereka membutuhkan sekitar 170.000 hingga 200.000 vaksinator.

“Makanya kami benar-benar melibatkan semua dokter, perawat, dokter gigi, apoteker, ahli teknologi medis kami untuk memobilisasi masyarakat,” katanya.

(Itulah sebabnya kami melibatkan dokter dan perawat, dokter gigi, apoteker, dan ahli teknologi medis kami, sehingga kami dapat memobilisasi masyarakat kami.)

Pemerintah menargetkan untuk memberikan lima juta dosis setiap hari selama kampanye vaksinasi nasional tiga hari melawan COVID-19, yang ditetapkan dari 29 November hingga 1 Desember.

Cakupan

Rosario mengatakan Wilayah Ibu Kota Negara diberi target awal sebesar 70% dari total penduduknya. Namun, kata Rosario, karena NCR sudah mencapai target, maka vaksinator di wilayah tersebut akan dimobilisasi ke wilayah lain.

“Sementara NCR nakita natin kanina na na-reach na nila ‘yung mengincar nila… kami akan mengerahkan mereka juga untuk melayani daerah lain, daerah terdekat,” katanya.

Pemerintah mengharapkan untuk memobilisasi 33.000 tim vaksinasi, 170.000 petugas kesehatan, dan membangun 11.000 tempat vaksinasi.

Dia mengatakan tim di NCR sekarang sedang melakukan penilaian untuk memastikan bahwa semua yang memenuhi syarat untuk vaksinasi telah tercakup.

“Sementara di NVOC, kami masih memberikan vaksin kepada mereka sehingga jika mereka melihat individu yang perlu divaksinasi, mereka masih dapat memberikan mereka vaksin. Jadi operasi NCR tidak akan berhenti,” katanya. -NB, Berita GMA


Posted By : data pengeluaran hk